Huda Rachmawan: Pantang Menyerah, Meskipun Salah

BERPRESTASI: Huda Rachmawan yang berpose dengan piala-piala yang pernah ia raih, Selasa (26/1)

STEMBA atau STM Pembangunan, sekarang ini dikenal dengan nama SMKN 5 Surabaya merupakan salah satu sekolah kejuruan teknik terbaik di Surabaya. Jurusan yang ditawarkan sekolah ini semuanya adalah teknik. Mulai dari Teknik Pemesinan, Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Listrik, Audio Video,Gambar Bangunan, Kimia Analis, dan Kimia Industri. Tak salah jika sekolah ini mayoritas berpenduduk laki-laki. Banyak yang salah menilai bahwa anak laki-laki tidak berprestasi. Hal ini, telah di bantah oleh smkn 5 surabaya. Para siswa-siswi STEMBA merupakan siswa-siswi yang berprestasi di bidang kejuruannya masing-masing. Untuk menguji prestasi dari siswanya setiap tahun pemerintah mengadakan lomba khusus untuk anak SMK, yaitu LKS (Lomba Kompetensi Siswa). 

Setiap tahun, SMKN 5 Surabaya selalu mengikuti kategori lomba yang dipelajari di sekolah. Tak jarang pula SMKN 5 Surabaya memenangkan lomba-lomba tersebut. Dari yang hanya juara harapan, sampai juara utama. Tahun 2015, STEMBA kembali mendapat prestasi pada Lomba Kompetensi Siswa. Salah satunya adalah pada kategori “Industrial Control” siswa SMKN 5 Surabaya dari jurusan Teknik Listrik berhasil meraih Juara II Tingkat Jawa Timur. 

Huda Rachmawan, yang akrab dipanggil huda ini adalah siswa jurusan Teknik Listrik kelas 12 yang telah berhasil mengharumkan nama STEMBA dengan prestasinya sebagai juara II LKS kategori “Industrial Control” Tk. Jawa Timur. Industrial Control itu adalah otomasi-otomasi industry  yang menggunakan programming PLC yang biasanya dihubungkan ke mesin-mesin produksi. Dalam hal ini, penilaiannya berdasarkan beberapa aspek seperti, cara kerja rangkaian, kerapian, kecepatan, ketelitian, dll. Lomba ini memiliki durasi waktu sekitar 2 x 8 jam. Dalam perlombaan tentunya tak akan berjalan semulus yang diharapkan, ada beberapa kendala yang harus dihadapi oleh Huda. “Untuk percobaan pertama di trainer itu programku sedikit salah, tetapi untuk percobaan kedua programku lancar” jelas Huda Rachmawan. Kesalahan yang dialaminya pada percobaan pertama adalah karena ia mengaku bahwa ada materi yang baru 2 hari dipelajari.



Semangat dan usaha kerasnya ternyata mampu mengalahkan 19 peserta terbaik dari beberapa kota di Jawa Timur. “kita kan gak bisa memprediksi peserta lain, jadi kita harus berlatih lebih keras” tutur Huda. Sebelum dia masuk dalam lomba LKS Tk. Jawa Timur, sebelumnya dia telah memenangkan LKS Tk. Kota Surabaya sebagai Juara 1 dengan kategori yang sama. Tak hanya untuk dirinya siswa hebat ini juga menyalurkan kepandaiannya dan selalu memotivasi adik kelasnya agar turut mengukir prestasi. “untuk adik kelas, tetep belajar, banyak sekali hal-hal baru yang gak ada di sini tapi banyak sekali diluar, jangan pernah nyerah lah, ditingkatkan lagi minatnya” kata-kata motivasi yang dilontarkan oleh seorang Huda Rachmawan.

Ditulis oleh Wakhidatun Nafi'atus S, dan Velia Novita Sari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar